Selamat Datang Di Eunti_Blog...Semoga Bermanfaat...!!! ^_^

Dasar Pemrograman Java

6:16 p.m. Edit This 0 Comments »


A.      Pengenalan Java
Singkat sejarahnya java dikembangkan oleh sun microsystems pada tahun 1991 yang saat itu bernama OAK yang dibuat oleh James Gosling. Karena anggapan nama OAK kurang komersial, pada tahun 1995 OAK berubah menjadi java.
Java memiliki portabilitas tinggi, mengapa? Karena java tidak bergantung pada salah satu platform, dia dapat dijalankan di sistem operasi apapun tanpa harus dicompile ulang.
Java juga merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek, dimana dia menggunakan class untuk membentuk objek.


B.       Dasar – Dasar Pemrograman
·      Tipe Data
Java memiliki delapan tipe data primitif  yaitu empat bilangan bulat/integral, dua bilangan mengambang/floating point, character dan bolean.
Tipe data yang terintegrasi dalam java memiliki tiga bentuk yaitu desimal, oktal dan hexadesimal. Sebagai contoh :
5             //nilai desimal 5
056         //angka 0 pada awal pernyataan mengindikasikan nilai oktal
0x5EC   //karakter 0x mengindikasikan hexadesimal
Tipe –tipe terintegrasi memiliki default int. Sedangkan untuk rangenya, tipe bilangan bulat memiliki empat jenis yaitu byte(8 bits), short(16 bits), int(32 bits), long(64 bits). Untuk tipe floating point memiliki dua yaitu double(64 bits) dan float(32 bits), defaultnya double. Sedangkan untuk boolean menangani logika, dia hanya mempunyai keadaan yakni true atau false.
·      Variabel
Variabel adalah suatu lokasi dalam memory komputer yang digunakan untuk menyimpan suatu nilai, dimana nilai tersebut dapat dirubah. Variabel memiliki tipe data dan nama. Untuk mendeklarasikan variabel sebagai berikut :
<tipe data> <nama> <= nilai awal> 
·      Komentar
Komentar merupakan catatan yang ditulis pada kode hanya sebagai keterangan atau penjelasan untuk menginformasikan kepada pembaca, dia akan diabaikan oleh compile java.
·      Blok
Sedangkan blok adalah penyatuan dari satu atau lebih pernyataan yang terbentang antara kurung kurawal.
·      Operator
Operator adalah simbol atau karakter yang digunakan oleh operand /ekspresi untuk menghasilkan suatu nilai. Terdapat beberapa operator dalam java diantaranya yaitu operator aritmatika, operator logika, operator relasi, operator increment/decrement dan operator kondisi.

Operator Aritmatika
Penggunaan
Keterangan
+
op1+ op2
Penambahan
*
op1* op2
perkalian
/
op1 / op2
Pembagian
%
op1 % op2
Modullo (sisa pembagian)
-
op1 – op2
Pengurangan

Operator Logika
Penggunaan
Keterangan
!
!op
Not
&&
op1 && op2
And(logika)
&
op1 & op2
And(boolean logika)
||
op1 || op2
Or(logika)
|
op1 | op2
Or(boolean logika inclusive)
^
op1 ^ op2
Xor(boolean logika exclusive)


Operator Relasi
Penggunaan
Keterangan
Op1 > op2
Lebih besar
>=
Op1 >= op2
Lebih besar atau sama dengan
Op1 < op2
Lebih kecil
<=
Op1 <= op2
Lebih kecil atau sama dengan
==
Op1 == op2
Sama dengan
!=
Op1 != op2
Tidak sama dengan

Operator increment/ decrement
Penggunaan
Keterangan
++
Op++
Menambah 1 pada op, mengevaluasi nilai op sebelum ditambahkan.
++
++op
Menambah 1 pada op, mengevaluasi nilai op sesudah ditambahkan.
--
Op--
Mengurangi 1 pada op, mengevaluasi nilai op sebelum dikurangi.
--
--op
Mengurangi 1 pada op, mengevaluasi nilai op sesudah dikurangi.


Sedangkan operator kondisi (?:) merupakan operator ternary berarti operator ini digunakan dalam tiga bentuk argumen/pernyataan/kondisi yang digunakan bersamaan. Struktur pernyataan yang digunakan operator kondisi adalah:
Exp1? Exp2: Exp3;
Ket :    Exp1 = pernyataan boolean
            Exp2 = jika pernyataan benar
            Exp3 = jika pernyataan salah

Berikut sebagai contoh :

public class ContohPassword{
public static void main(String[] args){
System.out.print("Username : ");
String un = System.console().readLine();
System.out.print("Password : ");
char[] pw = System.console().readPassword();
String pwd = String.valueOf(pw);
  
int status = (un.equals("Ini Latihan") && pwd.equals("IniLatihan")) ? 1 : 0;
String hasil = (status == 1) ? "Login Berhasil" : "Login Gagal";
       
System.out.println(hasil);
}
}
»» Readmore

Analisa Program Java

6:15 p.m. Edit This 0 Comments »

Untuk memudahkan dalam memahami atau membuat sebuah program alangkah baiknya sealain memahami algoritmanya, kita juga mampu menganalisa dan memahami program yang seberhana seperti berikut:

public class hello{
     public static void main(String[] args){
          //menampilkan Hello World
          System.out.println(“Hello world”);
}
}

o  public class hello{
mengindikasikan nama class yaitu “hello”. Pada java semua kode ditempatkan didalam deklarasi class, dengan kata kunci “class”. “public” mengidentifikasikan bahwa class kita mempunyai akses bebas ke class dan package yang lain (package merupakan kumpulan class-class). Berikutnya “{” mengidikasikan awal blok. Tanda kurung kurawal ini bisa kita letakan satu baris dengan deklarasi class, bisa juga dibaris berikutnya.
public class hello{
atau
public class hello
{

o  public static void main(String[] args){
mengindikasikan nama suatu method dalam class “hello” yang bertindak sebagai method utama. Method utama inilah merupakan awal program java.
Sama halnya pada saat deklarasi class, tanda “{” pada method pun bisa diletakan satu baris maupun dibaris berikutnya.
            public static void main(String[] args){
atau
public static void main(String[] args)
{

o  //menampilkan Hello World
Baris ini menunjukan komentar. Komentar merupakan suatu keterangan atau dokumentasi setiap kode yang ditulis, komentar bukan termasuk kedalam kode. Dalam java komentar bisa ditulis setelah tanda “//” dan diantara tanda “/*” dengan */”, yang artinya tulisan itu akan diabaikan oleh compiler java, mereka hanya dianggap sebagai komentar.

o  System.out.println(“Hello world”);
Perintah atau statement System.out.println(), berarti menampilkan teks diantara tanda (“ ”) pada layar. Statement diakhiri dengan tanda “;”.

o  }
Dua baris terakhir berisi tanda “}”, berati menutup method utamadan class secara berurutan.
»» Readmore

Irisan Menggunakan Java

8:18 p.m. Edit This 0 Comments »
Setelah melewati beberapa medan error, mengarungi samudra kepusingan yang bikin kedua alis hampir bertemu, mukul – mukul dari meja hingga lantai kamar yang masih kotor bwanget, dari melek hingga tertidur melek lagi tidur lagi melek tidur melek  TING “Aha, iya” (Si ide dateng juga) LEBAAAAY,He.He jadi maluuu

Langsung ajah deh, g pake basa basi  lagi. Ntar malah basi kan sayang,  dibuang (Lho, emangnya nasi?). Yah, kali ini aku pengen share script pemograman irisan menggunakan java. Script irisan ini saya buat tiga fersi, tapi masih dalam tema yang sama (irisan). Kalian bisa kembangin sendiri dari script ini sesuai kreatifitas kalian, ato mungkin bisa beda lebih panjang ato lebih ringkas lagi tak masalah yang penting logikanya ada and bisa dijalankan.

  Irisan
Jika diketahui bilangan prima < 10 adalah 2, 3, 5, 7 dan bilangan ganjil < 10 adalah 1, 3, 5, 7, 9, maka irisan atau union dari keduanya adalah 3, 5, 7. Saya rasa dah tau semua, tapi??? Gimana terkadang kita susah menuangkan dalam scriptnya bagaimana biar si kompy tu tau kalo ini bilangan prima ini bilangan ganjil and ini lho yang namanya irisan. Nah untuk itu, anggap saja kita ini sedang menjadi guru yang muridnya itu masih babar blas belum paham apa itu prima, ganjil, and irisan. Maka penjelasan kurang lebih seperti ini,
Ø  Bilangan prima adalah bilangan yang habis dibagi 1 dan bilangan itu sendiri.
Ø  Bilangan ganjil adalah bilangan yang jika dibagi 2 tersisa 1.
Ø  Sedangkan irisan adalah bilangan yang ada pada bilangan ganjil dan bilangan genap.
Nah sekarang coba kita ubah tiga statement diatas menjadi dalam bentuk bahasa pemrograman java, kalo diataskan masih bahasa kita tuh bahasa indonesia. Kurang lebih seperti ini


public class IrisanPG{
  public static void main(String[] args){
       int i = 1;
       int j = 1;
       int k = 0;
       int l = 0;
       int A[];
       A = new int[10];  
      
       System.out.println("Jika diketahui bilangan prima < 10");
       System.out.println("dan bilangan ganjil < 10");
       System.out.println("maka irisan dari keduanya adalah: ");
      
       for(i=1; i<=10; i++){
            l = 0;
//mengecek bilangan prima
            for(j=1; j<=i; j++){
                if(i % j == 0){
                     l = l + 1;   
                }
            }
//jika l=2 dan dibagi 2 sisa 1, maka inilah irisannya
            if((l == 2) && (i % 2 == 1)){             
                k=k+1;
                A[k] = i;
            System.out.print(A[k] +" ");
            }
       }   
  }
}


jika dijalankan maka hasilnya seperti ini



  Irisan dengan gui
Dari program diatas, kembangkan dengan GUI yakni menggunakan kelas JoptionPane yang ada pada package javax.swing.

import javax.swing.JOptionPane;

public class IrisanGui{
    public static void main(String[] args){
         int i = 1;
         int j = 1;
         int k = 0;
         int l = 0;
         int A[];
         A = new int[10];   //Irisan
        
         JOptionPane.showMessageDialog(null, "Irisan bilangan prima < 10 dengan bilangan ganjil < 10");
        
         for(i=1; i<=10; i++){
              l = 0;
              for(j=1; j<=i; j++){
                   if(i % j == 0){
                        l = l + 1;
                   }
              }
              if((l == 2) && (i % 2 == 1)){                  
                   k=k+1;
                   A[k] = i;
              JOptionPane.showMessageDialog(null, A[k] +" ");
              }
         }   
    }
}


Tampilannya akan seperti ini

Perhatikan teks yang ada. Tekan ok

Irisannya 3. Tekan ok

Kemudian 5. Tekan ok

Kemudian 7. Tekan ok 

  Irisan dengan gui and inputan
Agar lebih interaktip, dari program kedua kita kita ganti nilai 10 sesuai dengan inputan yang diinginkan.


import javax.swing.JOptionPane;

public class IrisanInputGui{
    public static void main(String[] args){
         int i = 1;
         int j = 1;
         int k = 0;
         int l = 0;
         int m = 0;
         int A[];
         A = new int[10];   //Irisan
             
         String n = JOptionPane.showInputDialog("Input batas bilangan: ");
         m = Integer.parseInt(n);
        
         JOptionPane.showMessageDialog(null, "Irisan bilangan prima < " + m +" dengan bilangan ganjil < " +m);
        
         for(i=1; i<=m; i++){
              l = 0;
              for(j=1; j<=i; j++){
                   if(i % j == 0){
                        l = l + 1;
                   }
              }
              if((l == 2) && (i % 2 == 1)){                  
                   k=k+1;
                   A[k] = i;
              JOptionPane.showMessageDialog(null, A[k] +" ");
              }
         }   
    }
}


Tampilannya seperti ini

Misalkan yang diinputkan 15(mencari irisan bilangan prima dengan ganjil yang kurang dari 15). Tekan ok untuk melihat hasil

Tekan ok

Irisannya 3. Tekan ok

Kemudian 5. Tekan ok

Kemudian 7. Tekan ok

Kemudian 11. Tekan ok

Kemudian 13. Tekan ok


Sekian dari saya, kurang dan lebihnya saya ucapkan terima kasih.(kaya pidato aja)

Semoga bermanfaat...
»» Readmore

Follow